cara menghitung kebutuhan lampu led
LEDStrip SMD 5050 IP44 BRILUX. Rp. 155.000. Demikianlah pembahasan mengenai lampu LED lengkap mulai dari jenis, perbedaan, serta harga lampu LED strip terbaru 2021. Tidak hanya menjadi lampu tambahan penerangan, ragam variasi lampu LED strip dapat juga menambah serta memberikan kesan artistik lebih pada dekorasi ruangan Anda.
LampuFluorescent (NEON), Standard, Batang Dua. Color Temperature (kelvin, K) = 6500k (cool daylight / Putih) Watt (w) : Ligth Output/lumen (lm) 5w = 235lm. 8w = 430lm. 11w = 620lm. 14w = 810lm. Nah dari pengetahuan diatas kita bisa menghitung berapa watt yang kita butuhkan untuk mengganti lampu Neon dengan lampu LED.
N= Jumlah titik lampu E = Kuat penerangan (Lux), rumah atau apartemen standar 100lux - 250lux L = Panjang (Length) ruangan dalam satuan Meter W = Lebar (Width) ruangan dalam satuan Meter. Ø = Total nilai pencahayaan lampu dalam satuan LUMEN LLF = (Light Loss Factor) atau Faktor kehilangan atau kerugian cahaya, biasa nilainya antara 0,7-0,8
Jarwinnmenyediakan berbagai macam lampu tenaga surya untuk kebutuhan rumah tangga. Info: 08176636205. Email: sales@jarwinn.com. 7 CARA MEMILIH LAMPU TENAGA SURYA (LAMPU TAMAN) UNTUK RUMAH maka ada mengetahui cara patokan untuk menentukan berapa watt. MENENTUKAN WATT LAMPU TENAGA SURYA. Setelah mengetahui lebar taman maka tinggal rumusnya
CaraMenghitung Lumen pada Lampu LED Jalan Raya Ditulis oleh: indra | 11-Mar-2019 Selama tingkat pencahayaan yang didapatkan sesuai kebutuhan, maka lampu dapat digunakan meskipun berdaya rendah. Tetapi, dari keempat aspek tersebut lumen merupakan aspek yang sering kali dihiraukan. Padahal, ini merupakan yang terpenting dan terdapat cara
Site Rencontre Entierement Gratuit Sans Abonnement. Menghitung Nilai Resistor untuk LED – LED Light Emitting Diode adalah jenis Dioda yang dapat memancarkan cahaya saat dialiri arus listrik. Salah satu kegunaan LED yang paling sering ditemukan adalah sebagai Lampu Indikator, terutama pada indikator ON / OFF sebuah perangkat Elektronika. Hal ini dikarenakan kelebihan LED yang mengkonsumsi arus listrik lebih kecil dibandingkan dengan jenis-jenis lampu lainnya. LED memiliki arus maju Forward Current maksimum yang cukup rendah sehingga dalam merangkai LED, kita harus menempatkan sebuah Resistor yang berfungsi sebagai pembatas arus agar arus yang melewati LED tidak melebihi batas maksimum arus maju LED itu sendiri. Jika tidak, LED akan mudah terbakar dan rusak. Rata-rata arus maju Forward Current maksimum sebuah LED adalah sekitar 25mA sampai 30mA tergantung jenis dan warnanya. Berikut ini adalah tabel arus maju maksimum dan tegangan maju untuk masing-masing jenis dan warna LED pada umumnya LED bulat dengan diameter 5mm. Jenis LED Warna IF Max VF typ. VF Max VR Max Standard Merah 30mA 5V Standard Merah Terang 30mA 5V Standard Kuning 30mA 5V Standard Hijau 25mA 5V High Intensity Biru 30mA 5V Super Bright Merah 30mA 5V Low Current Merah 30mA 5V Keterangan IF Max Arus Maju Forward Current Maksimal VL Tegangan LED VF Max Tegangan Maju Forward Voltage maksimum VR Max Tegangan Terbalik Reverse Voltage maksimum Setelah kita mengetahui Tegangan dan Arus Maju untuk LED seperti pada tabel diatas, maka kita dapat menghitung nilai Resistor yang diperlukan untuk rangkaian LED agar LED yang bersangkutan tidak terbakar atau rusak karena kelebihan arus dan tegangan. Rumus yang dipakai adalah sebagai berikut R = VS – VL / I Dimana R = Nilai Resistor yang diperlukan dalam Ohm VS = Tegangan Input dalam Volt V VL = Tegangan LED dalam Volt V I = Arus Maju LED dalam Ampere A Hal yang perlu diingat dalam perhitungan, Arus Maju LED I tidak boleh melebihi Arus Maju Maksimal IF Max yang telah ditentukan seperti tertera di dalam tabel atas. Resistor yang berfungsi sebagai pembatas arus ini dipasang secara seri dengan LED seperti gambar rangkaian di bawah ini Contoh Kasus Menghitung Nilai Resistor untuk LED Berikut ini beberapa contoh kasus perhitungan nilai resistor yang diperlukan untuk Rangkaian Indikator LED. Contoh Kasus 1 Jika tegangan Input adalah 12V dan LED yang digunakan adalah LED Hijau VL = Arus Maju I adalah 20mA diganti menjadi Ampere menjadi Berapakah Nilai Resistor yang diperlukan? Penyelesaian Diketahui VS = 12V VL = I = R = ? Jawaban R = VS – VL / I R = 12V – / R = 490 Nilai Resistor Standar yang mudah didapatkan di pasaran adalah 510 usahakan untuk menggunakan nilai resistor standar terdekat yang nilai resistansinya lebih tinggi. Contoh Kasus 2 Jika tegangan Input adalah 9V dan LED yang digunakan adalah LED Biru VL = Arus Maju I adalah 25mA diganti menjadi Ampere menjadi Berapakah Nilai Resistor yang diperlukan? Penyelesaian Diketahui VS = 9V VL = I = R = ? Jawaban R = VS – VL / I R = 9V – / R = 180 Pada dasarnya, rumus perhitungan Nilai Resistor ini adalah berdasarkan Hukum Ohm. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai Hukum Ohm, silakan kunjungi artikel Pengertian dan Rumus Hukum Ohm.
Tentunya setiap ruangan dirumah kita membutuhkan yang namanya iradiasi dan masing-masing ruangan tersebut mempunyai kebutuhan pencahayaan nan berbeda-beda tergantung pada luas kolom dan kepentingan ruangan tersebut Lalu, bagaimanakah cara menghitung kebutuhan panah lega suatu kolom? berapa besar watt lampu nan diperlukan atau berapakah jumlah lampu yang terbiasa dipasang? Nah, mungkin cak bertanya diatas berulangulang diajukan oleh kebanyakan orang mahajana nan belum mengerti tentang patokan kebutuhan pencahayaan dalam sebuah ruangan. Senyatanya kita boleh mengetahui atau cak menjumlah seberapa besar pencahayaan lampu yang dibutuhkan lega sebuah ruangan tersebut. Sebelum menghitung kebutuhan pencahayaan dalam suatu ruangan, cak semau beberapa hal nan perlu engkau ketahui, ialah mengenai satuan cahaya berikut ini LUMEN Lumen merupakan salah satu asongan cahaya. Kredit satuan pada lumen, menyatakan seberapa lautan pencahayaan yang dihasilkan oleh suatu sendang kilap. Misalnya plong lampu LED dengan kiat 4W memiliki nilai lumen sebesar 350 lumen alias bohlam LED dengan daya 6W punya ponten lumen sebesar 470 lumen. Yang terlazim diperhatikan yakni semakin lautan nilai lumen sreg sebuah lampu, maka tingkat cahaya yang dihasilkan sekali lagi akan semakin kirana. LUX Selanjutnya yakni lux. Lux sekali lagi merupakan salah satu satuan sinar. Lux menyatakan nilai besaran pencahayaan nan terserah pada suatu ruangan yang mendapatkan cahaya berbunga satu sumber cahaya atau iradiasi. Untuk sebuah ruangan yang sempit maka nilai lux nan dibutuhkan juga makin boncel sehingga lampu yang digunakan pas dengan kunci yang kecil saja, begitu juga sebaliknya buat rubrik nan luas maka nilai lux nan dibutuhkan kembali harus lebih besar sehingga lampu yang dibutuhkan adalah lampu dengan daya yang bertambah besar. Yang mengecualikan antara lumen dan lux yaitu lumen menunjukkan seberapa banyak cahaya nan dihasilkan oleh lampu, sedangkan lux menunjukkan hasil akhir cahaya maupun redupnya sinar yang disebarkan yang tergantung pada luas ruangan. Setelah mencerna bilang satuan cahaya diatas, kita juga harus mengetahui nilai standar pencahayaan sreg bilang rubrik, sama dengan dibawah ini Kolom Di Dalam Rumah Habis TERAS standar pencahayannya adalah 60 lux Kandang mobil standar pencahayannya adalah 60 lux RUANG Tamu standar pencahayannya ialah 120 – 150 lux RUANG Makan standar pencahayannya adalah 120 – 250 lux Pangsa KERJA standar pencahayannya adalah 120 – 250 lux KAMAR TIDUR standar pencahayannya adalah 120 – 250 lux KAMAR Bersiram standar pencahayannya ialah 250 lux DAPUR patokan pencahayannya adalah 250 lux Ruangan Di Privat Perkantoran Gudang Sertifikat tolok pencahayannya merupakan 150 lux Rubrik ARSIP AKTIF kriteria pencahayannya merupakan 300 lux Pangsa RAPAT standar pencahayannya adalah 300 lux RUANG DIREKTUR standar pencahayannya adalah 350 lux Urat kayu KERJA barometer pencahayannya adalah 350 lux RUANG Komputer standar pencahayannya adalah 350 lux Ira Gambar standar pencahayannya adalah 750 lux Rubrik Di Internal Sekolahan Warung kopi standar pencahayannya adalah 200 lux Pangsa Papan bawah barometer pencahayannya ialah 250 lux PERPUSTAKAAN standar pencahayannya adalah 300 lux LABORATORIUM standar pencahayannya adalah 500 lux RUANG GAMBAR standar pencahayannya adalah 750 lux Ruangan Di Privat Hotel & Kafetaria LOBBY & KORIDOR barometer pencahayannya adalah 100 lux KAMAR TIDUR standar pencahayannya adalah 150 lux RUANG SERBA GUNA patokan pencahayannya adalah 200 lux Ulas Makan standar pencahayannya yaitu 250 lux KAFETARIA kriteria pencahayannya yaitu 250 lux Perapian standar pencahayannya adalah 300 lux Biji standar pencahayaan diatas merupakan standar pencahayaan lampu pada beberapa rubrik puas umumnya. Jika ingin menghitung kebutuhan pencahayaan n domestik suatu ruangan, maka kita memerlukan nilai lux standar pencahayaan diatas. Sebagai arketipe sebuah ruangan makan pada rumah tinggal dengan dimensi tingkatan 3 meter dan lebarnya 3 meter, sehingga luas ruangan tersebut adalah 9 meter persegi. Suntuk, pertanyaannya adalah berapa kebutuhan penerangan bola lampu yang diperlukan agar sesuai dengan ruangan tersebut? Jikalau dilihat dari jabaran barometer pencahayaan diatas, tingkat pencahayaan nan sesuai untuk ruangan makan tersebut adalah antara 120-250 lux, kita ambil skor tengahnya saja merupakan sekitar 185 lux, kendatipun sebenarnya nilai ini terbatas bertambah besar untuk format ruangan bersantap dengan luas 9 meter persegi. Lalu untuk pendirian menghitung, purwa kita harus ketahui lebih lagi adv amat biji lumen yang dibutuhkan pada kolom dengan cara berikut Nilai Lumen = Lux x Luas Ruangan = 185 lux x 3x3m = 185 lux x 9 m² = lumen Setelah skor lumen diketahui, maka kita lampau menentukan lampu yang akan dipakai, perlu pula diketahui bahwa diversifikasi lampu begitu juga lampu pijar, neon ataupun LED, memiliki skor watt yang berbeda-tikai serta tingkat binar yang dihasilkannya kembali berbeda. Namun disini yang perlu diperhatikan yaitu kredit lumennya, enggak wattnya. Dengan mengetahui nilai lumen, maka kita dapat menentukan banyaknya bola lampu serta watt lampu busur nan dibutuhkan. Seumpama kamil apabila kita menggunakan lampu LED Philips 9W dengan nilai lumen sebesar 806 lumen, maka berapakah jumlah lampu yang kita dibutuhkan = lumen 806 lumen = 2 Jadi besaran lampu busur nan dibutuhkan adalah 2 buah bohlam lampu LED berdaya 9W. Sekadar, dengan hasil runding seperti diatas dengan 2 buah lampu ini sebetulnya bukan hasil yang mutlak, karena kita juga harus mempertimbangkan lagi dengan faktor nan lainnya, dalam kasus rubrik makan diatas nan luasnya cukup kecil ini sepantasnya tekor cocok jika dipasang 2 buah bola lampu lampu. Sebenarnya memasang satu buah lampu hanya mutakadim lebih berasal pas untuk kolom makan tersebut. Kita bisa meletuskan satu buah lampu dengan siasat ataupun watt yang lebih lautan. Karena dengan lampu busur yang mempunyai watt bertambah osean maka nilai lumennya pun akan lebih besar. Misalnya jika kita memakai suatu buah bohlam bohlam LED Philips 13W dengan poin lumen sebesar 1400 lumen Dengan antisipasi Lux = Lumen/Luas Ruangan = 1400 lumen 9 m² = 155,5 dibulatkan menjadi 155 lux Jika dihitung lagi seperti mana diatas, satu biji zakar bohlam LED Philips 13W ini sudah masuk dalam nilai kriteria pencahayaan untuk ruangan bersantap yakni antara 120 – 250 lux. Jadi, dengan nilai 155 lux ini masih masuk internal rekomendasi tingkat pencahayaan cak bagi ulas makan tersebut, meskipun layak dengan satu titik bohlam saja nan dipasang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bukan banyaknya jumlah tutul lampunya nan diperhatikan, namun nan perlu diperhatikan yakni kredit luxnya apakah sudah termasuk dalam standar pencahayaan ruangan tersebut. Demikian lakukan artikel kali ini tentang Kaidah Cak menjumlah Kebutuhan Pencahayaan Bola lampu Pada Ruangan, semoga bermanfaat.
JAKARTA, - Kita semua tahu betapa pentingnya tingkat pencahayaan yang tepat untuk menciptakan interior yang indah. Anda harus mengatur cahaya yang dibutuhkan di setiap ruangan. Hal ini bergantung pada berbagai faktor. Mulai dari ukuran ruangan, untuk apa ruangan itu digunakan, dan jenis suasana yang ingin Anda sebelum itu, Anda harus mengetahui berbagai jenis pencahayaan, berikut penjelasannya Lumen Lumen adalah sistem Satuan Internasional SI dari fluks bercahaya dan keterangan ukuran kecerahan yang dirasakan oleh mata manusia. Semakin tinggi jumlah lumen, maka semakin terang cahayanya. Baca juga Tips Mengatur Pencahayaan agar Bekerja di Rumah Lebih Nyaman Bola lampu LED hemat energi saat ini diukur dalam lumen lm, dengan jumlah lumen yang menunjukkan seberapa terang bola lampu tersebut. Anda bisa memilih lampu lebih akurat dengan mengukur kualitas cahaya, dibandingkan dengan ukuran watt sebelumnya yang mengacu pada banyaknya energi yang digunakan bohlam. Bagaimana menentukan lumen yang tepat bagi ruangan? Cara mengukur lumenSebagai panduan dasar tentang berapa banyak lumen yang Anda perlukan di sebuah ruangan, pertama, kalikan panjang dan lebar ruangan untuk mendapatkan luas persegi.
Ketika hendak memasang pencahayaan di rumah menggunakan lampu LED, Anda harus mengetahui cara menghitung kebutuhan lampu LED terlebih dahulu. Memperhitungkan kebutuhan lampu LED terlebih dahulu akan dapat membantu Anda mengatur pengeluarannya agar tidak berlebihan. Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari apa saja faktor yang memengaruhi perhitungan penggunaan lampu di ruangan serta bagaimana cara menghitung kebutuhan lampu LED di rumah. Mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini! Faktor-Faktor yang Memengaruhi Perhitungan Kebutuhan Lampu dalam Ruangan Ketika hendak memperhitungkan kebutuhan penggunaan lampu di rumah, Anda harus mempelajari beberapa faktor-faktor yang memengaruhinya terlebih dahulu. Berikut ini adalah beberapa faktor yang memengaruhi perhitungan kebutuhan lampu dalam ruangan. 1. Ukuran atau Luas Ruangan Ukuran atau luas ruangan memiliki pengaruh yang cukup besar dalam perhitungan penggunaan lampu. Umumnya, makin besar ukuran atau luas ruangan, maka akan makin banyak pula jumlah lampu yang harus digunakan sebagai pencahayaannya. Tidak hanya itu saja, biasanya lampu yang digunakan untuk ruangan yang besar juga harus memiliki cahaya yang lebih terang. Jadi, jumlah daya yang dibutuhkan untuk menghidupi seluruh lampu tersebut juga akan lebih besar. Baca juga 9 Jenis Fitting Lampu dan Cara Menggantinya Apabila Rusak 2. Warna Dinding Warna dinding dapat memiliki pengaruh terhadap kebutuhan pencahayaan di dalam suatu ruangan. Sebagai contoh, ruangan dengan cat yang berwarna cerah seperti putih biasanya akan membutuhkan pencahayaan yang relatif lebih sedikit karena memang warnanya sudah cerah. Di sisi lain, ruangan yang memiliki cat berwarna gelap seperti biru tua, kemungkinan akan membutuhkan lebih banyak pencahayaan. 3. Fungsi Ruangan Fungsi dari ruangan tersebut tentu saja akan memengaruhi perhitungan kebutuhan lampu dalam ruangan. Sebagai contoh, ruangan kerja pasti membutuhkan pencahayaan yang lebih baik, jadi lampu yang dibutuhkan juga relatif lebih banyak dengan daya yang lebih besar. Sementara itu, ruangan seperti gudang biasanya tidak membutuhkan terlalu banyak pencahayaan, satu buah lampu di tengah ruangan saja sudah cukup. 4. Jenis Lampu Setiap jenis lampu biasanya memiliki ukuran, bentuk, dan daya yang berbeda-beda. Selain itu, ada banyak sekali jenis lampu yang dapat Anda gunakan untuk sebuah ruangan, seperti lampu pijar dan lampu LED. Biasanya, lampu LED akan memiliki cahaya yang lebih terang dan membutuhkan daya yang lebih sedikit dibandingkan lampu pijar. Apabila Anda menggunakan lampu LED untuk ruangan, kemungkinan besar Anda tidak membutuhkan terlalu banyak lampu karena cahaya dari satu lampu LED biasa saja sudah lebih terang dari lampu pijar biasa. Selain itu, Anda juga dapat lebih menghemat pengeluaran karena lampu LED tidak menggunakan terlalu banyak daya dan dapat bertahan lebih lama. Baca juga Inilah Arti Warna Kabel Listrik Dan Fungsinya 5. Pencahayaan Lampu Makin terang cahaya yang dihasilkan dari satu buah lampu, maka akan makin sedikit pula lampu yang dibutuhkan untuk menerangi sebuah ruangan dengan optimal. Oleh karena itu, pastikan Anda memilih lampu dengan pencahayaan yang terang agar tidak perlu menggunakan lampu dalam jumlah yang banyak. Rumus Menghitung Kebutuhan Lampu Banyak orang yang rela mengeluarkan lebih banyak uang demi memaksimalkan keindahan interior ruangan yang mereka miliki di rumah. Salah satu hal yang dapat memperindah interior ruangan adalah pencahayaan. Melalui pencahayaan yang baik, keindahan dari suatu ruangan akan dapat terlihat dengan lebih jelas. Agar ruangan dapat memiliki pencahayaan yang baik, maka Anda juga membutuhkan lampu dalam jumlah yang optimal untuk menerangi ruangan tersebut. Untuk menghitung kebutuhan lampu yang digunakan dalam satu ruangan, Anda dapat menggunakan rumus di bawah ini N = E x L x W / Ø x LLF x CU x n Dari rumus tersebut, N = jumlah titik lampu E = nilai lux atau kekuatan penerangan L = panjang ruangan W = lebar ruangan Ø = nilai lumen atau besaran pencahayaan lampu LLF Light Loss Factor = faktor kerugian cahaya nilainya adalah 0,7 sampai 0,8 CU = Coefficient of Utilization n = jumlah lampu dalam satu titik Setelah mengetahui rumus di atas, sekarang Anda dapat mulai menghitung kebutuhan lampu di dalam satu ruangan. Baca juga Inilah 8 Tips Instalasi Listrik Rumah Tangga yang Bisa Anda Ikuti Cara Menghitung Kebutuhan Lampu LED Agar dapat memahami bagaimana cara menghitung kebutuhan lampu LED di sebuah ruangan, coba perhatikan contoh kasus di bawah ini! Sebuah ruangan dengan ukuran 4 x 5 dengan standar pencahayaan sebesar 200 lux ingin menggunakan satu lampu LED pada setiap titik sebagai pencahayannya. Lampu LED tersebut memiliki daya sebesar 4 watt 350 lumen. Dari ukuran ruangan tersebut, nilai koefisien dari ruangan tersebut biasanya sebesar 50%. Dari data tersebut, diketahui bahwa, E= 200 lux L = 4 W = 5 Ø = 350 CU = 50% = 0,5 LLF = 0,7 n = 1 Dengan begitu, maka jumlah titik lampu yang dibutuhkan adalah sebanyak, N = E x L x W / Ø x LLF x CU x n N = 200 x 4 x 5 / 350 x 0,5 x 0,7 x 1 N = 4 Dari perhitungan di atas, diketahui bahwa ruangan dengan ukuran 4 x 5 membutuhkan empat buah lampu LED dengan daya 4 watt 350 lumen untuk mendapatkan pencahayaan yang optimal. Mudah kan menghitungnya? Apabila sedang mencari pihak yang jual lampu LED dengan kualitas terbaik dan harga yang terjangkau, Anda dapat langsung saja membelinya di Klopmart. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi kami di sini. Agar dapat mengefisiensikan pengeluaran, yuk gunakan cara menghitung kebutuhan LED di atas! Sumber
cara menghitung kebutuhan lampu led